Select Menu

Slider

Sidrap

Tradisi

Wisata Budaya

Sejarah

Pendidikan

Makassar

Videos

RakyatBugis.Com - Groundbreaking atau peletakan batu pertama proyek pembangunan jalur kereta api Sulsel dilakukan di Desa Siawung kabupaten Barru, Selasa (12/8/2014) kemarin. Proyek ini menandai sejarah baru Sulsel dalam hal transportasi, untuk mempermudah transportasi antar daerah yang ada di Sulsel sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi.
Kadis Perhubungan Sulsel, Masykur A.Sultan
Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Masykur A.Sultan memiliki cerita tersendiri soal adanya proyek kereta api di sulsel.

Pada wartawan di Makassar, Masykur mengungkapkan bahwa ide proyek kereta api berawal dari ide kepala BKPMD Sulsel yang saat itu dijabat oleh Irman Yasin Limpo.

“Ceritanya pak None (Irman YL) ikut kegiatan di BKPM pusat, saat itu bertemu dengan kepala BKPM pusat, pak Gita, nah saat itulah dia minta agar proyek KA juga diadakan di Sulsel,” ujarnya Rabu (13/8/2014).

Masykur mengisahkan usulan None tersebut direspon oleh Gita Wirayawan dengan direkomendasikan pada tahun 2011 ke perusahaan Rusia untuk membangun KA di Sulsel. Hanya saja karena terkendala persoalan teknis, akhirnya proyek tersebut dialihkan ke daerah kalimantan.

Wacana pembangunan KA sulsel baru masuk di perbincangan nasional pada zaman pemerintahan SBY tahun 2013. Yang kemudian di anggarkan dan sudah mulai di garap secara serius. Hingga akhirnya di groundbreaking pada hari Selasa kemarin. KA di sulsel ini akan melaluli jalur Parepare, Barru, Pangkep, Maros dan Makassar.

Sumber : http://www.kabarmakassar.com/beginilah-awal-cerita-proyek-kereta-api-sulsel/
RakyatBugis.Com - Tak Ada Yang Peduli Gunung Bawakaraeng Terbakar. Kebakaran skala kecil sudah terjadi di kawasan Gunung Bawakaraeng sejak sebulan lalu. Kala itu sejumlah pecinta alam yang peduli bahu membahu memadamkan api dengan alat seadanya, api pun masih bisa dikendalikan. Akhir pekan lalu, kebakaran skala besar sudah mulai terjadi di Kawasan Gunung Bawakaraeng, kini kondisinya diluar kendali.
Beberapa pencinta alam melaporkan, bahwa api dengan intensitas besar menjalar dari arah pendakian Jalur Majannang dan Lembah Loe.

Indra J Mae, dari Yayasan Wahana Trisula yang melakukan survey untuk pemetaan penghijauan di Kawasan Danau Tanralili Gunung Bawakaraeng – Lompobattang pada 17 – 19 Oktober 2015 mengatakan, kebakaran yang terjadi di sana adalah yang terparah dan paling mengerikan yang pernah ia alami.

Sebagaimana tulisannya di laman Facebook pribadinya, Indra melaporkan kondisi hari kedua mereka melakukan survey.
Tim menghadapi kondisi darurat ketika dalam sekejap kawasan ini tiba-tiba dikelilingi jilatan api yang menjalar dari pegunungan Lompobattang. Api ditengah musim pancaroba ini betul-betul bergerak dengan cepat, bersenyawa dengan angin menerjang hutan yang sudah berbulan-bulan mengering di sekeliling kawasan ini hingga ludes terbakar.

Dalam hitungan menit, lingkaran api sudah ada diatas kami. Seumur-umur menjadi penggiat alam bebas, saya baru kali ini melihat api membakar hutan dan gunung begitu mudahnya.

Dalam kondisi darurat itu, kami segera meninggalkan lokasi pada jam 3 dini hari untuk menghindari kemungkinan terjebak dalam lingkaran api. Kami harus berhenti disebuah sungai untuk menunggu api yang membakar jalur keluar dari kawasan Gunung Lompobattang.
Eko Rusdianto dalam laporannya Kala Api Melalap Dua Gunung Penjaga Pasokan Air Sulsel di Mongabay juga melaporkan api menghampiri jalur pendakian Gunung Bawakareng, tepatnya diantara Pos V dan VI dan terus menjalar hingga ke Pos VII. Kondisi di Pos IX sendiri telah diselimuti kabut asap.

Kebakaran yang terjadi di Kawasan Gunung Bawakarang dan Lompobattang seperti dibiarkan begitu saja. Belum ada upaya nyata dari para pemangku kepentinggan untuk memadamkan api. Tata Mandong yang mendiami Lembah Ramma sudah was was karena posisinya dikelilingi oleh dua pebukitan.

Memang, Gunung Bawakaraeng berada di daerah ketinggian Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Mungkin kondisi ini menjadi alasan belum adanya penanganan serius memadamkan api.

Padahal, secara ekologis gunung ini memiliki posisi penting karena menjadi sumber penyimpan air untuk Kabupaten Gowa, Kota Makassar, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Sinjai. Kondisinya yang cukup penting, ternyata tidak sebanding dengan perlindungannya.
Kondisi kebakaran di malam hari

Api dengan cepat menjalar dari lereng ke lereng gunung lainnya

Asap Mulai Mengganggu

Pertama kali mendengar Gunung Bawakaraeng terbakat, hingga kini belum ada upaya dari para pemangku kepentinggan untuk memadamkannya. Kehobohan atas kebakaran di Bawakaraeng pun awalnya hanya dilingkungan penggiat alam bebas saja. Media lokal bahkan terlihat tidak begitu tertarik untuk mengulasnya. Malah tidak sedikit yang memilih untuk mengulas asap yang terjadi di Riau dan Kalimantan.

Barulah Sabtu 24 Oktober 2015, sejumlah media mulai mengulas asap yang menyelimuti Makassar. Itupun karena sebanyak 7 penerbangan Lion Air di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar delay. Padahal sejak 19 Oktober telah tercatat sebanyak 98 penerbangan terganggu akibat asap.

Memang belum bisa dipastikan, apakah asap yang melanda Makassar murni dari Gunung Bawakaraeng atau kiriman dari Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah. Karena kedua wilayah ini juga tengah dilanda kebakaran hutan. Bandara di Sulbar akhir pekan lalu bahkan harus ditutup selama tiga hari akibat kabut asap.

Kepala Dinas Kehutanan Sulsel Sukri Mattinetta sebagimana dilansir Rakyatku mengatakan, saat ini ada 30 titik api di Sulawesi Selatan. “Dan hingga kini sudah 138 hektar yang habis dilalap api,” katanya sembari mengatakan, tim pengendali telah bekerja di lapangan.

Pojok Sulsel juga melaporkan bahwa akibat kebakaran hutan di Gunung Bawakaraeng, empat kecamatan di Kabupaten Sinjai diselimuti asap tebal. Keempat kecamatan itu, Kecamatan Sinjai Barat, Sinjai Borong, Buluppoddo, dan Kecamatan Sinjai Tengah.

Beberapa warga masih melakukan aktivitasnya seperti biasa tanpa menggunakan masker. Walau begitu, warga sangat berharap pemerintah untuk segera turun tangan melakukan pencegahan. Jangan malah menunggu banyak warga terserang ispa baru masker dibagikan. [http://bicara.id]
Rakyat Bugis. Gara-gara Bersin, Polisi Menikam Warga di Pinrang. Oknum anggota Polres Pinrang, Brigadir Suryanto, menikam seorang warga Pinrang, Adi Wijaya, di bagian perut hingga korban tewas. Suryanto menusuk Adi dengan menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku membunuh korban karena tersinggung.
Gara-gara Bersin, Polisi Menikam Warga di Pinrang
Adi Wijaya, korban pembunuhan oknum polisi di Pinrang
“Saat makan di warung Sari Laut, Jalan Abdulah, Kecamatan Paletang, Kabupaten Pinrang, Senin dini hari, Brigpol Suryanto makan bersama istrinya. Saat itu, korban Adi Wijaya bersama tiga orang teman makan dan bersin dekat pelaku sambil tertawa melihat kepada pelaku," ungkap Kasubbag Humas Polres Pinrang, AKP Andi Arnold, di Mapolres Pinrang, Senin (27/7/2015).

Kendati merasa tersinggung, pelaku awalnya bisa menahan diri. Pelaku pun pulang mengantarkan istri, dan kembali ke warung, lalu menanyakan kepada korban alasan ia bersin dan tertawa.

Sesaat kemudian terjadilah perkelahian, empat lawan satu. Karena terdesak, Brigadir Suryanto mengeluarkan badik lalu menikam Adi Wiajaya di bagian perut.

“Saat makan bersama istri, pelaku tidak membawa badik, namun saat pulang pelaku baru mengambil badik, karena terdesak empat lawan satu. Kita telah menahan sang oknum polisi. Kita juga telah memeriksa sejumlah saksi-saksi, termasuk tiga teman korban,“ jelas Andi Arnold.

Sementara itu, duka mendalam dirasakan oleh keluarga korban, Adi Wijaya, di rumah duka Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan, Kelurahan Sawitto, Kecamatan Wattang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Terlebih bagi Masriani, istri korban. Dia meminta kasus tersebut diusut secara adil.

“Kami berharap pihak kepolisan berlaku adil, hukum pelaku walaupun ia seorang polisi," lirih Masriani sambil mengusap air mata.

Korban meninggalkan tiga orang anak dan satu istri.

Adi wijaya adalah seorang tenaga honorer di Dinas Pengarian, Sumber Daya Air dan Pekerjaan Umum Kabupaten Pinrang. Korban rencananya dimakamkan Senin sore setelah shalat Ashar.
Rakyat Bugis. Jadwal Imsakiyah kabupaten pangkep sulawesi selatan. Mengetahui dengan pasti dan tepat Jadwal Imsakiyah puasa Ramadhan tahun ini sepertinya sudah tentu anda butuhkan sebagai sumber informasi yang akurat untuk mengetahui kapan masanya jadwal waktu berbuka dan sahur serta imsyak pada puasa bulan Ramadhan tahun ini.
jadwal imsakiyah kabupaten pangkep
Banyak referensi yang dipakai sebagai bahan rujukan dalam menentukan waktu puasa ramadhan ini, yaitu dengan cara Hilal dan hisab. Namun sebagai bangsa Indonesia, kita ada baiknya memilih menggunakan pedoman dan rujukan dari lembaga resmi yang ditentukan yaitu lewat Kementerian Agama RI yang memang khusus membidangi masalah ini.

Jadwal Imsakiyah 2015 dan Jadwal Buka Puasa Ramadhan 1436 H untuk Nahdlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah pada tahun ini tidak ada perbedaan, penetapan awal puasa pun serentak dimulai pada hari kamis 18 Juni 2015.

Agar puasa kita semua di bulan ramadhan 1436 H ini lancar alangkah baiknya kita mengetahui jadwal imsakiyah beserta jadwal buka puasa agar tidak telat maupun terburu-buru saat sahur maupun saat menunggu waktu berbuka puasa.

Khusus pengunjung setia Rakyat Bugis yang tinggal di daerah Pangkep (Pangkajenne Kepulauan) sulawesi selatan yang ingin mengetahui jadwal imsakiyah terupdate bulan suci ramadhan 2015, maka anda bisa melihat pada gambar di bawah. Namun alangkah baiknya anda membagikan info Jadwal Imsakiyah khusus daerah Makassar dan Jadwal Imsakiyah Kabupaten Barru pada teman yang berdomisili daerah tersebut.

Berikut jadwal Imsakiyah kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan :
jadwal imsakiyah kabupaten pangkep
Jangan lupa bagikan info Jadwal Imsakiyah kota pangkep ini ke teman anda yang lain dengan menekan tombol bagikan di bawah. Terima kasih!
Rakyat Bugis. Marhaban Ya Ramadhan! Jadwal Imsakiyah 1436 H/2015 M Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Terkait penetapan tangal 1 Ramadhan 1436 H 2015 M, Kementerian Agama telah menetapkan awal hari dimulainya puasa tahun 2015 atau 1 Ramadan 1436 Hijriah, yang akan jatuh pada Kamis tanggal 18 Juni 2015.

Keputusan tersebut diambil usai sidang isbat yang dilakukan Kemenag beserta para alim ulama, usai magrib tadi. "Alhamdulillah kami baru saja selesaikan sidang isbat, untuk menentukan 1 Ramadan tahun ini yang dimulai setelah magrib tadi, yang sebelumnya diawali dengan pemaparan," ujar Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, di Gedung Kemenag, Jakarta, Selasa (16/6) malam.

Bagi sahabat RakyatBugis.Com yang berada di kota Makassar atau wilayah kota Makassar dan sekitarnya, ingin mengetahui jadwal imsakiyah puasa ramadhan 2015, maka anda bisa melihat gambar di bawah dengan mengklik jika ingin memperjelas. Namun pada postingan sebelumnya juga sudah admin bagikan jadwal imsakiyah tahun 2015 wilayah sulawesi selatan khususnya Kabupaten Wajo dan Kabupaten Barru.
Jadwal Imsakiyah 2015 Kota Makassar dan Sekitarnya
Demikianlah jadwal imsak dan buka puasa untuk wilayah kota makassar, jangan lupa bagikan ke sahabat yang lain dengan menekan tombol share di bawah. Terima kasih, semoga bermanfaat!
Rakyat Bugis. Marhaban Ya Ramadhan! Jadwal Imsakiyah 1436 H/2015 M Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan. Terkait penetapan tangal 1 Ramadhan 1436 H 2015 M, Kementerian Agama telah menetapkan awal hari dimulainya puasa tahun 2015 atau 1 Ramadan 1436 Hijriah, yang akan jatuh pada Kamis tanggal 18 Juni 2015. Keputusan tersebut diambil usai sidang isbat yang dilakukan Kemenag beserta para alim ulama, usai magrib tadi. "Alhamdulillah kami baru saja selesaikan sidang isbat, untuk menentukan 1 Ramadan tahun ini yang dimulai setelah magrib tadi, yang sebelumnya diawali dengan pemaparan," ujar Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, di Gedung Kemenag, Jakarta, Selasa (16/6) malam.
jadwal imsakiyah kabupaten barru
Tanpa terasa bulan Ramadhan nan suci akan segera di jelang. Seluruh umat muslim dunia, terutama kaum muslimin dan muslimat di Indonesia tentunya sudah sangat menanti-nantikan datangnya bulan yang penuh rahmat dan karunia ini. Dan pastinya ingin mengetahui perkembangan jadwal buka puasa dan imsak pada bulan suci ramadhan tahun 2015 ini.

Berikut ini adalah jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1436 H 2015 M dan waktu berbuka puasa Ramadhan di provinsi Sulawesi Selatan khususnya kabupaten Barru. Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1436 H 2015 M Beberapa Kota Besar di Indonesia dimulai tanggal 1 Ramadhan 1436 Hijriah hingga 29 Ramadhan 1436H. Adapun penetapan tanggal 1 Ramdahan 1936 menunggu penetapan resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

Bagi sahabat RakyatBugis.Com yang berada di kota barru atau wilayah kabupaten barru dan sekitarnya, ingin mengetahui jadwal imsakiyah puasa ramadhan 2015, maka anda bisa melihat gambar di bawah dengan mengklik jika ingin memperjelas. Namun pada postingan sebelumnya juga sudah admin bagikan jadwal imsakiyah tahun 2015 wilayah sulawesi selatan khususnya Kabupaten Wajo dan Kota Parepare.

Berikut jadwal imsak dan shalat 5 waktu serta waktu Buka puasa wilayah Barru dan sekitarnya :
jadwal imsakiyah kabupaten barru
Demikianlah jadwal imsak dan buka puasa untuk wilayah kota barru, jangan lupa bagikan ke sahabat yang lain dengan menekan tombol share di bawah. Terima kasih, semoga bermanfaat!
Rakyat Bugis. Marhaban Ya Ramadhan! Tanpa terasa bulan Ramadhan nan suci akan segera di jelang. Seluruh umat muslim dunia, terutama kaum muslimin dan muslimat di Indonesia tentunya sudah sangat menanti-nantikan datangnya bulan yang penuh rahmat dan karunia ini.
jadwal imsak di kabupaten wajo
Berikut ini adalah jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1436 H 2015 M dan waktu berbuka puasa Ramadhan di provinsi Sulawesi Selatan khususnya kabupaten Wajo. Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1436 H 2015 M Beberapa Kota Besar di Indonesia dimulai tanggal 1 Ramadhan 1436 Hijriah hingga 29 Ramadhan 1436H. Adapun penetapan tanggal 1 Ramdahan 1936 menunggu penetapan resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

Nah, bagi sahabat RakyatBugis.Com yang ingin mengetahui jadwal sahur dan jadwal buka puasa di bulan suci ramadhan ini khususnya yang tinggal di kabupaten wajo, anda bisa mengklik gambar di bawah untuk memperjelas. Dan pada artikel sebelumnya, admin sudah menampilkan jadwal sahur dan buka puasa di wilayah Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Kota Parepare.

Berikut jadwal Imsak di wilayah Wajo Sulawesi Selatan (Klik gambar untuk memperjelas) :
jadwal imsak wilayah wajo, sahur, dan buka puasa
Terkait penetapan tangal 1 Ramadhan 1436 H 2015 M, Kementerian Agama telah menetapkan awal hari dimulainya puasa tahun 2015 atau 1 Ramadan 1436 Hijriah, yang akan jatuh pada Kamis tanggal 18 Juni 2015. Keputusan tersebut diambil usai sidang isbat yang dilakukan Kemenag beserta para alim ulama, usai magrib tadi. "Alhamdulillah kami baru saja selesaikan sidang isbat, untuk menentukan 1 Ramadan tahun ini yang dimulai setelah magrib tadi, yang sebelumnya diawali dengan pemaparan," ujar Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, di Gedung Kemenag, Jakarta, Selasa (16/6) malam.

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1436 H. Semoga jadwal Imsakiyah 1436 H 2015 M dan buka puasa Ramadhan ini bisa membantu anda. Semoga bermanfaat. Mohon bantu bagikan ke teman yang lain dan semoga mendapat Amal Ibadah, Amin.