Select Menu

Slider

Sidrap

Tradisi

Wisata Budaya

Sejarah

Pendidikan

Makassar

Videos

Ada Rp 3 Miliar Beasiswa Perguruan Tinggi Disiapkan oleh Pemkab Barru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru menyiapkan anggaran beasiswa sebesar Rp 3 miliar di 2019.
Hal ini disampaikan oleh Kabag Kesra Barru, Irham Jalil saat ditemui di kantor Pemkab Barru, Selasa (26/2/2019).

"Tahun ini anggaran beasiswa di Barru ada Rp 3 miliar," kata Irham Jalil kepada TribunBarru.com.

Anggaran tersebut, kata Irham, diperuntukkan khusus mahasiswa Barru yang lanjut di perguruan tinggi.

"Untuk mendapatkan beasiswa ini ada beberapa persyaratan, tapi yang intinya ada dua, yaitu mahasiswa kurang mampu atau berprestasi," ujarnya.

Menurut Irham, anggaran beasiswa di 2019 ini jauh lebih meningkat di banding tahun sebelum - sebelumnya.

Bahkan, tahun ini meningkat tiga kali lipat dari tahun lalu.

"Tahun lalu itu tidak sampai angka satu miliar kalau tidak salah. Itu sesuai hasil telaah kami di Kesra. Tapi sekarang capai Rp 3 miliar, naik 300 persen dari sebelumnya," ungkap Irham.

Irham menambahkan, untuk pengurusan beasiswa tersebut mahasiswa dapat melakukan proses administrasi di Dinas Pendidikan Barru.

"Semuanya sekarang untuk urusan administrasi sampai pencairan diurus di sana (Dinas Pendidikan Barru). tandasnya.

Sumber : http://makassar.tribunnews.com/2019/02/26/pemkab-barru-siapkan-beasiswa-perguruan-tinggi-rp-3-miliar
-
RakyatBugis.Com : Juara Miss SMAN Negeri 1 Dua Pitue 2014 telah di tetapkan kepada Sitti Sri Hardiyanti yang berumur 17 tahun dengan tinggi ± 162 cm pada saat kegiatan porseni antar kelas di salah satu sekolah di kabapaten Sidenreng Rappang bertempat di Tanrutedong yakni SMA Negeri 1 Dua Pitue atau yang sering disingkat SMANSA DUPIT.

Kegiatan Porseni digelar di SMAN 1 Dua Pitue, Tanrutedong mulai tanggal 16 s/d 20 Desember 2014, namun ajang MISS Smansa Dupit ini digelar hanya satu hari saja yakni Hari sabtu, 20 Desember 2014. Sitti Sri Hardiyanti atau lebih akrabnya di panggil Anthy telah mengalahkan 28 Finalis lainnya dengan jumlah total seluruh finalis ada sebanyak 29 Orang. Dalam acara ini juga dihadiri oleh Para Guru dan Staf TU serta siswa (i) SMA Negeri 1 Dua Pitue.

Perlu diketahui juga bahwa untuk menjadi Miss SMAN 1 Dua Pitue 2014 ini ada beberapa unsur penilaian yaitu manner, impressive, smart, dan social. Unsur-unsur tersebut merupakan kepanjangan dari MISS.

Sedangkan juri sempat takjub dari penampilan kontestan terutama dalam babak 3 besar yang cukup alot. Namun akhirnya terpilih juga siapa juaranya pada hari itu Tak hanya itu gemuruh pendukung masing-masing kontestan juga semakin menyemarakkan acara ini.

Maka dari itu setelah mahkota juara diberikan kepada Sitti Sri Hardiyanti (Anthy) ia harus siap untuk menjaga nama baik SMA Negeri 1 Dua Pitue.

Berikut Foto-Foto Anthy pada saat ajang Miss Smansa Dupit :

Lirik Juga Foto Foto Anthy yang lain sebelum Ajang MISS SMANSA DUPIT :

Dikutip dari berbagai sumber :)
- -
RakyatBugis.Com : Komisi X DPR Minta Kurikulum 2013 Jalan Terus ! Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Teuku Riefky Harsya meminta pemerintah melanjutkan pemakaian Kurikulum 2013. "Kami melihat ini permasalahan teknis. Sebaiknya permasalahan teknis diselesikan dengan cara teknis juga. Bukan perubahan kebijakan atau bahkan kebijakan yang mundur delapan tahun lalu," katanya di sela kunjungan kerja Komisi X di Bandung, Selasa, 16 Desember 2014.

Politikus Partai Demokrat tersebut menuturkan komisinya sengaja mengunjungi sejumlah provinsi untuk mengetahui pelaksanaan Kurikulum 2013 di daerah. "Memang betul Kurikulum 2013 dalam implementasinya masih ada kendala teknis, ada permasalahan prasarana yang belum siap, ada kebiasaan guru terhadap sistem ajar-mengajar, termasuk sistem penilaian belum terbiasa," ujarnya.
Komisi X DPR Minta Kurikulum 2013 Dilanjutkan
Sejumlah siswa mengantre untuk mengembalikan buku kurikulum 2013 kepada pihak sekolah di SMPN 56, Jeruk Purut, Jakarta, 15 September 2014. TEMPO/M Iqbal Ichsan
Menurut Teuku, komisinya meminta pemerintah berhati-hati dalam mengambil kebijakan di bidang pendidikan. "Kami berharap, apa pun kebijakan Kementerian Pendidikan, jangan menjadikan siswa dan guru sebagai kelinci percobaan," katanya.

Teuku meminta Menteri Anies menimbang soal pelaksanaan Kurikulum 2013, karena Badan Pemeriksa Keuangan sudah melansir potensi kerugian negara jika penerapan kurikulum tersebut dihentikan. "BPK sudah mengatakan, dengan wacana yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan itu, potensi kerugian negara sampai Rp 2 triliun. Dalam hal ini di antaranya mubazirnya pelatihan guru dan buku yang sudah dipesan," ujarnya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menuturkan Pemerintah Provinsi Jabar menilai materi Kurikulum 2013 lebih baik dibanding Kurikulum 2006. Salah satunya, ruang dalam pengembangan kompetensi siswa dalam Kurikulum 2013.

Kendati demikian, gubernur yang akrab disapa Aher itu mengatakan ada sejumlah persoalan yang ditemukan di lapangan saat pelaksanaan Kurikulum 2013. Di antaranya adalah soal pengadaan buku bahan ajar dan distribusinya, pelatihan dan persiapan bagi guru serta kepala sekolah yang belum merata, serta pelaksanaan penilaian yang menyulitkan guru.

"Mungkin kemarin diputuskan pada akhir masa jabatan karena mengejar supaya segera. Mungkin itu suasananya, sehingga di lapangan cenderung tergesa, dipaksakan. Kalau kebertahapannya bagus, saya kira enggak ada persoalan," kata Aher. (http://www.tempo.co)
-